Rp 9,6 Juta Kompensasi untuk 「Bodog Sports Platform」Keluarga Korban Meninggal karena Covid

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Baccarat le pindai daquan,Platform perjudian online,Kasino online yang sah.

"SesBodog Sports PlBodog Sports PlatformatformuBodog Sports Platformai surat kementerian dalam negeri pusat, pemerintah negara bagian telah memutuskan untuk memberikan 5Bodog Sports Platform0.000 rupee sebagai bantuan keuangan kepada kerabat mereka yang meninggal karena Covid-19," ujar Patel, seperti dilansir India Today pada Rabu (29/9/2021).

"Jumlah kematian karena pandemi Covid-19 mencapai 10.082 di negara bagian Gujarat," sebutnya.

"Pemerintah negara bagian akan memberikan kompensasi ini sesuai dengan pedoman pusat. Komite akan dibentuk di tingkat kabupaten untuk mendistribusikan kompensasi," terangnya kepada DPR.

Paresh Dhanani, pemimpin oposisi dalam Kongres, berkata, "Ada perbedaan besar dalam angka sebenarnya dan jumlah kematian resmi."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Baca juga: 13 dari 1.000 Pasien Covid-19 di Gujarat India Terinfeksi Jamur Hitam

Kongres telah mengeklaim bahwa lebih dari 3 lakh (1 lakh sama dengan 100.000) orang di Gujarat meninggal karena pandemi Covid-19, sedangkan angka resmi yang diberikan oleh Menteri Kesehatan Patel hanya 10.082.

Kongres oposisi telah mengangkat masalah kematian yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 di Gujarat, India, sebelum menteri kesehatan mengeluarkan pernyataan ini.

GANDHINAGAR, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Gujarat, India, Rishikesh Patel pada Selasa (28/9/2021) mengatakan akan dibentuk di tingkat distrik untuk membayar kompensasi 50.000 rupee (Rp 9,6 juta) kepada keluarga terdekat dari korban meninggal karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Cucu Presiden Brasil Positif Covid-19, Setelah Ayahnya Terinfeksi Usai ke AS Tanpa Divaksin

Patel mengeklaim, tingkat kematian karena pandemi Covid-19 di Gujarat lebih rendah dibandingkan dengan negara bagian lain karena manajemen pandemi yang efektif.